Geocoding Sederhana Dengan Google Maps API

geocodingWell, karena sebentar lagi lebaran akan tiba maka dari itu beberapa kegiatan project pun dihentikan sejenak sampai waktu yang ditentukan…liburan deh bahasa kasarnya mah… yah mudah-mudahan dengan sedikit refreshing bisa timbul banyak inspirasi coding untuk project maupun untuk blog…. 😀

Ok, kita kembali lagi ke bahasan Google Maps. Sebenernya masih banyak yang bisa diexplore dari Google Maps ini jadinya ya kita sedikit demi sedikit ya belajarnya biar cepet nerap, kalau dikasih yang susah-susah khan berabe hehehehe.

Ok sekarang kita akan membahas cara membuat Geocoding sederhana dengan Google Maps API. Kalo buat yang ga tau apa itu Geocoding. Geocoding adalah sebuah fitur service dari Googlemaps dimana kamu ga usah lagi nentuin koordinat untuk nentuin dimana lokasi yang kamu inginkan, tinggal ketik aja nama lokasinya dan lokasinya bakal muncul deh…contoh : Kamu ingin melakukan pencarian daerah ‘Purwakarta’,  ya tinggal ketik aja nama daerahnya maka Google Maps bakal nunjukin dimana letak lokasi yang kamu inputkan.

Ini source codenya

 

 

 


 

 

Sederhana bukan? silahkan mencoba, memodifikasi dan semoga bermanfaat 🙂

download button

 

 

Berlangganan Artikel

Daftarkan email anda sekarang dan dapatkan update terbaru dari artikel saya

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Powered by Optin Forms

4 tanggapan pada “Geocoding Sederhana Dengan Google Maps API”

    1. wah, saya belum tau caranya tuh mas…soalnya khan kita cuman manfaatin service dari Google aja..tapi ide bagus tuh mas…nanti coba saya kulak kulik..mudah-mudahan bisa jadi posting terbaru..makasih ya mas 😀

  1. The Google Maps API provides a geocoder class for geocoding and reverse geocoding dynamically from user input. When you first load the API, you will be allocated an initial quota of Geocoding requests.

Tinggalkan Balasan