Koneksi Database Dengan PHP Data Access Object

Koneksi Database Dengan PHP Data Access Object

Halo, ketemu lagi dech sama saya! Udah ga kerasa sekarang udah hari ke-5 kita menjalani Ibadah Puasa Ramadhan, mudah-mudahan bisa terus full sampe akhir ya! Oya, ini juga pertama kalinya ane berpuasa dalam keadaan bekerja alias ngantor soalnya waktu dulu-dulu sich ane biasa jadi freelance kalo Ramadhan. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara membuat koneksi database dengan PHP Data Access Object.

Koneksi Database Dengan PHP Data Access Object

Artikel ini terinspirasi oleh beberapa kasus di project yang saya garap. Jadi singkat cerita ada satu aplikasi yang berjalan dengan menggunakan dua buah DBMS, waktu itu aplikasinya berjalan dengan menggunakan MySQL lalu suatu waktu ada kondisi dimana kita harus melakukan upgrade database, kita upgrade dech DBMS-nya dengan menggunakan PostgreSQL. Nah waktu itu saya berpikir untuk membuat ulang semua query SQLnya. Tapi akhirnya saya sadar ternyata metode itu bener-bener merepotkan. Akhirnya saya dapat dech solusinya, yaitu dengan menggunakan Data Access Object atau DAO.

Data Access Object (DAO) adalah sebuah object yang menyediakan antarmuka abstrak ke beberapa jenis database. Pada kasus ini saya akan menggunakan PHP Data Object atau PDO untuk contoh koneksinya. Perlu diperhatikan bahwa kamu tidak bisa nulis fungsi-fungsi database menggunakan ekstensi PDO dengan sendirinya, kamu harus menggunakan driver PDO dengan database yang spesifik supaya kamu bisa mengakses database tersebut.

Tapi tenang aja koq, saya akan jabarin caranya supaya memungkinkan kamu untuk bisa menentukan akses ke database apapun seperti MySQL, SQLite, Oracle, PostgreSQL dan lain-lain. Pertama-tama  kita akan membuat struktur dasar dari class DAO, buka texteditor dan ketikkan code dibawah ini :

Kode diatas terdiri dari 3 Method dan 7 Private Properties, properties tersebut diantaranya adalah :

  1. $db – variable ini menyimpan koneksi yang terbuka dengan menggunakan PDO
  2. $connection_string – variable ini digunakan untuk membangun koneksi ke Database
  3. $db_host – variable ini merupakan host dari database.
  4. $db_user – variable ini merupakan username dari akses database.
  5. $db_pass – variable ini adalah password dari hak akses database.
  6. $db_name – variable ini adalah nama database yang akan diakses.
  7. $con – variable ini digunakan untuk mengecek koneksi database yang sedang aktif.

Koneksi Database Dengan PHP Data Access Object # Method Constructor

Untuk dikasus ini kita akan menggunakan MySQL saja dulu ya, silahkan dikembangkan kalau kamu mau mencoba metode ini dengan menggunakan DBMS yang lain. Ok sekarang kita akan menambahkan script pada method contructor.

Pada script diatas, saya menambahkan lagi 2 buah properties, diantaranya adalah :

  1. $db_type – variable ini digunakan untuk menentukan DBMS-nya
  2. $db_path – ini digunakan kalau DBMSnya SQLite, digunakan untuk menentukan letak databasenya.

Koneksi Database Dengan PHP Data Access Object # connect()

Sekarang kita perbaharui lagi scriptnya dengan menambahkan method connect().

Koneksi Database Dengan PHP Data Access Object # disconnect()

Nah, sekarang kita ubah method disconnect() 

Koneksi Database Dengan PHP Data Access Object # Complete Code

nah, sekarang untuk coding lengkapnya

Untuk cara penggunaanya seperti ini

Ok sekian dulu untuk koneksinya, untuk artikel berikutnya saya akan melengkapinya lagi dengan CRUD. mungkin kamu bisa membaca lagi artikel lama saya tentang PDO.

  • Select Data Dengan PHP Data Object
  • Input Data Dengan PHP Data Object
  • Update Data Dengan PHP Data Object

Silahkan dicoba, dikembangkan dan semoga bermanfaat 😀

Berlangganan Artikel

Daftarkan email anda sekarang dan dapatkan update terbaru dari artikel saya

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Powered by Optin Forms

Tinggalkan Balasan